banner 728x250

UMPWR Perkuat Sinergi Global Lewat International Mobility di Filipina

PERKUAT JARINGAN : Kampus UMPWR memperkuat jaringan internasional lewat program International Mobility in the Sabbatical Leave Program di Marikina Polytechnic College (MPC), di Filipina, kemarin.
PERKUAT JARINGAN : Kampus UMPWR memperkuat jaringan internasional lewat program International Mobility in the Sabbatical Leave Program di Marikina Polytechnic College (MPC), di Filipina, kemarin.
banner 120x600
banner 468x60

PURWOREJO, jendela.com – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) terus memperluas jejaring internasional melalui program International Mobility in the Sabbatical Leave Program di Marikina Polytechnic College (MPC), Filipina. Kegiatan yang berlangsung pada 18–23 Mei 2026 itu menjadi langkah nyata kampus dalam memperkuat sinergi global melalui kolaborasi riset, guest lecturer, dan pengabdian masyarakat lintas negara.

Sebanyak enam dosen UMPWR terlibat dalam program tersebut sebagai implementasi dari kerja sama yang telah dibangun antara kedua institusi. Sebelumnya, nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) telah ditandatangani oleh Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., bersama Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Assoc. Prof. Dr. Tusino, M.Pd., dan ditindaklanjuti oleh Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (KUI).

banner 325x300

Kepala KUI UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Jeki Wibawanti yang juga dosen Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian, menjadi salah satu pemateri dalam guest lecture bertajuk Innovations in Fermented Foods for the Foodservice Industry.

“Potensi pangan fermentasi sebagai bagian dari pengembangan pangan fungsional, peningkatan keamanan pangan, hingga inovasi produk berkelanjutan,” kata Jeki, Minggu (24/5).

Ia menjelaskan, berbagai produk hasil ternak seperti kefir, yogurt, keju, serta olahan daging dan telur fermentasi memiliki prospek pasar yang besar karena sejalan dengan tren global terkait gaya hidup sehat, kesehatan pencernaan (gut health), dan pengembangan pangan berkelanjutan.

Dari Fakultas Ekonomi, Dekan FE UMPWR Dr. Intan Puspitasari, S.E., M.Sc., turut memberikan guest lecture sekaligus melakukan penelitian kolaboratif bersama dosen MPC dengan tema The Interplay of Digital Financial Literacy and Investor Sentiment among Gen Z in Indonesia and Philippines.

Penelitian tersebut mengkaji interaksi antara literasi keuangan digital dengan sentimen investasi Generasi Z di Indonesia dan Filipina. Kajian ini bertujuan melihat bagaimana tingkat literasi digital memengaruhi cara generasi muda mengelola keputusan investasinya, apakah lebih mengedepankan pengetahuan atau justru terdorong tren dan fenomena fear of missing out (FOMO).

Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Murry Harmawan Saputra, S.E., M.Sc., dosen Program Studi Manajemen, mengangkat tema Energizing SMEs in Emerging Markets. Ia menekankan pentingnya penguatan UMKM melalui inovasi dan digitalisasi untuk meningkatkan daya saing ekonomi di negara berkembang.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian baik di Indonesia maupun Filipina. Kolaborasi riset menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat potensi ekonomi lokal dalam menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Materi lain juga disampaikan Ishak, S.E., M.Sc. melalui tema Sustainable Financial Literacy. Selain menjadi bagian dari penelitian bersama akademisi Filipina, tema tersebut menyoroti pentingnya pemahaman keuangan berkelanjutan sebagai bagian dari pencapaian target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Di bidang pemasaran, Hubi Rahmat Andika, M.M. mengangkat tema The Evolution of Marketing. Materi tersebut sekaligus menjadi dasar pengembangan riset internasional mengenai pengaruh strategi green marketing dan citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen di Indonesia dan Filipina.

Ia menjelaskan, perkembangan pemasaran saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi telah berkembang menuju pemasaran berbasis nilai, teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Tak hanya fokus pada bidang akademik dan penelitian, UMPWR juga menggelar kegiatan pengabdian masyarakat. Sekretaris Program Studi Manajemen, Fitri Rahmawati, S.E., M.M., membagikan pengalaman mengenai pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengolahan makanan tradisional Indonesia bertajuk Empowering Local Communities Through Innovative Processing of Traditional Food.

Salah satu contoh yang diangkat adalah pengembangan produk peyek kacang tanah dengan memanfaatkan hasil pertanian lokal Filipina seperti kacang mede dan biji-bijian lain agar memiliki nilai tambah ekonomi.

Program ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha skala kecil dan menengah di Filipina agar lebih adaptif dan mampu bersaing di pasar global.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen UMPWR dalam memperluas kolaborasi internasional sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global. (Nia)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *