PURWOREJO, jendela.com – Kabupaten Purworejo kembali mengirimkan puluhan siswa terbaik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk berlaga pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Para siswa tersebut merupakan juara hasil seleksi LKS SMK tingkat kabupaten yang resmi ditutup di Auditorium SMKN 1 Purworejo, Kamis (15/1).
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Purworejo sekaligus Ketua Panitia LKS SMK 2026, Wahyono, menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat 20 mata lomba yang dipertandingkan di tingkat kabupaten. Jumlah tersebut mengalami penyesuaian dibanding tahun sebelumnya karena beberapa mata lomba tidak lagi diperlombakan di tingkat provinsi.
“Sebanyak 20 mata lomba ini dilombakan di 13 SMK negeri dan swasta di Purworejo. Pembukaan dan penutupan terpusat di SMKN 1 Purworejo, sementara pelaksanaan lomba dilakukan secara bergilir sesuai kompetensinya,” ungkap Wahyono.
Ia berharap para juara yang terpilih mampu menjadi wakil Purworejo yang kompetitif dan berprestasi di tingkat provinsi. Wahyono mengakui, dalam beberapa tahun terakhir belum ada wakil Purworejo yang berhasil menembus tingkat nasional.
“Target kami tahun ini minimal ada perwakilan yang bisa lolos ke tingkat nasional. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami semua,” tegasnya.
LKS SMK tingkat Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan akan berlangsung pada 13–16 April 2026 di wilayah Banyumas, Cilacap, dan sekitarnya. Wahyono menyebutkan, di tingkat provinsi terdapat 37 mata lomba, sehingga beberapa kompetensi dari Purworejo akan langsung berlaga di Jateng tanpa melalui seleksi lomba di kabupaten, karena keterbatasan peserta atau sekolah pengampu.
“Kami memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk melakukan pembinaan. Juara satu di tingkat kabupaten akan kami fokuskan pembekalannya, dikolaborasikan dengan industri dan sekolah pengampu agar tampil maksimal di provinsi,” jelasnya.
Baca juga : 3 Nama Calon Sekda Purworejo Diusulkan ke BKN
Sementara itu, LKS SMK Purworejo secara resmi ditutup oleh Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah, Achmad Chamdani. Ia mengapresiasi pelaksanaan LKS SMK tingkat Kabupaten Purworejo yang dinilai berjalan dengan baik dan kompetitif.
“LKS ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kompetensi peserta didik sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pengembangan mata lomba ke depan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri. Selain penguasaan keterampilan teknis, mental yang kuat dan kemampuan problem solving menjadi kunci utama dalam meraih prestasi di ajang kompetisi.
“Menjadi juara bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga kesiapan mental, ketangguhan, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Ini yang harus terus dilatih,” tambahnya.
Melalui LKS SMK 2026, kata Chamdani, diharapkan pembinaan SMK di Kabupaten Purworejo semakin merata, baik di sekolah negeri maupun swasta. “Serta mampu melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing di tingkat provinsi hingga nasional,” pungkasnya. (Nia)


















