banner 728x250

Rochman : Kehadiran Menteri Wihaji Diharapkan Perkuat Penanganan Stunting dan Kemiskinan di Purworejo

Rochman saat mengikuti kunjungan Menteri Wihaji di Lugosobo, Gebang, Purworejo.
Rochman saat mengikuti kunjungan Menteri Wihaji di Lugosobo, Gebang, Purworejo.
banner 120x600
banner 468x60

PURWOREJO – Kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, ke Kabupaten Purworejo mendapat apresiasi dari pimpinan DPRD setempat. Wakil Ketua DPRD Purworejo, Rochman, menilai kehadiran menteri tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa perhatian nyata terhadap persoalan stunting dan kemiskinan yang masih dihadapi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Rochman saat menghadiri acara ramah tamah bersama Menteri Wihaji di Pendopo Kabupaten Purworejo, Kamis (18/6).

banner 325x300

Menurutnya, rangkaian kegiatan yang dilakukan Menteri Wihaji sepanjang kunjungan menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. Salah satunya dengan meninjau keluarga yang masuk kategori berisiko stunting di Kelurahan Kutosari.

“Pak Menteri melihat langsung kondisi masyarakat, termasuk sarana sanitasi dan jamban yang memang masih memprihatinkan. Dari hasil kunjungan itu ada komitmen untuk membantu meringankan beban keluarga yang membutuhkan,” ujar Rochman.

Selain persoalan sanitasi, perhatian juga diberikan kepada keluarga dengan kondisi rumah tidak layak huni. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Wihaji mendatangi rumah seorang ibu yang membesarkan tiga anaknya seorang diri setelah ditinggal suaminya.

Kondisi rumah yang dinilai kurang layak mendapat perhatian khusus dan akan memperoleh dukungan bantuan perbaikan rumah melalui program yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Menteri Wihaji meninjau rumah tidak layak huni di Lugosobo, Gebang Purworejo.
Menteri Wihaji meninjau rumah tidak layak huni di Lugosobo, Gebang Purworejo.

“Bentuk kepedulian seperti ini sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga lingkungan tempat tinggal yang berpengaruh terhadap kualitas hidup keluarga,” katanya.

Rochman juga menyoroti pertemuan Menteri Wihaji dengan ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang digelar di Purworejo. Menurutnya, penguatan peran TPK menjadi langkah strategis dalam upaya menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ia berharap kunjungan tersebut menjadi awal dari hadirnya lebih banyak program pemerintah pusat yang menyasar masyarakat Purworejo, khususnya dalam bidang pembangunan keluarga, pengentasan kemiskinan, dan percepatan penurunan stunting.

“Kami mewakili DPRD Kabupaten Purworejo mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Semoga kehadiran Pak Menteri membawa program-program yang semakin memperkuat upaya penanganan kemiskinan dan stunting di Kabupaten Purworejo,” pungkasnya.

Kunjungan Menteri Wihaji ke Purworejo pada Kamis (18/6) diisi dengan peninjauan keluarga berisiko stunting, penyerahan bantuan bagi keluarga kurang mampu, serta konsolidasi bersama Tim Pendamping Keluarga sebagai garda terdepan dalam mendampingi keluarga menuju generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (Nia)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *